Membuat Lean Concrete dan Galian di Cubicost TAS

Anda pengguna software Cubicost TAS?, anda sudah beberapa waktu menggunakan tetapi masih bingung dengan bagaimana cara memodelkan dan mendapatkan kuantiti dari lean concrete (lantai kerja) dan galian di Cubicost TAS?, berikut saya sampaikan caranya.

Cubicost TAS sendiri merupakan salah satu rangkaian software khusus Take-off Quantity berbasis Building Information Modelling (BIM) yang dikembangkan oleh Glodon.

Ok kembali ke pembahasan mengenai memodelkan dan mendapatkan kuantiti dari lean concrete dan galian di dalam Cubicost TAS:

Bisa anda simak langkahnya secara visual melalui video youtube yang disematkan. Dalam contoh ini saya akan membuat lantai kerja dibawah pondasi pile cap dan galian disekitar pondasi pile cap tersebut.

  1. Arahkan model anda ke salah satu pile cap yang sudah ada.
  2. Buka Element List disebelah kiri, pada bagian Foundation group ada element dengan nama “Blinding”. Klik pada Blinding tersebut.
  3. Di element list dari Blinding tersebut klik “New Blinding”.
  4. Pada attribut editor New Blinding tersebut ganti Name: dari Blinding-1 menjadi “Lean Concrete”; Material biarkan di “In-situ Concrete”; ganti Thickness sesuai kebutuhan dalam hal ini saya rubah menjadi 25 mm; Top Elevation biarkan di “Foundation_Bottom_Elevation” ini maksudnya adalah lapisan blinding lean concrete ini bagian atasnya kena bagian bawah dari pondasi.
  5. Gambarkan model dengan menggunakan toolbar group Draw pada tab “Draw”, anda bisa menggunakan line, rectangle atau auto arrange pile cap. Modelkan sejajar dengan pile cap yang dijadikan acuan.
  6. Setelah selesai dimodelkan di pile cap rubah tampilan ke 3D view dan anda akan melihat layer blinding berwarna default hijau tua persis dibawah pile cap.
  7. Klik pada layer blinding lean concrete tersebut, kemudian di tab “Draw” ada fungsi “Auto Generate Excavation”klik pada fungsi tersebut.
  8. Akan muncul pop-up window Generation Mode and Related Attribute dengan isi Excavation Type disini anda pilih Pit Excavation (untuk Pile Cap); Trench Excavation (jika pondasi atasnya adalah sloof/tie beam); Heavy Excavaton (jika pondasi atasnya adalah slab/raft). Untuk “Unit depth in stages” diisi apabila anda ingin bagi kuantitinya berdasarkan ketinggian tertentu. “Width of Working Space” lebar area kerja antara tepian pile cap/blinding dengan tepian galian disemua sisi dalam mm. “Slope Input Method” diisi apabila galiannya bentuknya miring atau tegak lurus. “Slope Position” apabila galiannya miring posisi miringnya mulai dari bawah Blinding (soffit) atau bagian atas (top). “Generation Mode” metode memodelkannya apakah “Auto” TAS yang akan memodelkan disemua pilecap/blinding atau “Manual” user yang memilih kemudian klik “OK”.
  9. Setelah galian tergenerate anda akan menemukan bentuk kotak berwarna ungu disekitar pile cap/blinding tadi nah inilah tampilan elemen dari galian, anda juga bisa memeriksanya di Element List Excavation.
  10. Calculate model anda dan lihat rekap quantitynya di View Quantity by Category.
  11. Pada View Quantity by Category anda dapat melihat ada Element “Blinding” dan “Pit/Trench/Heavy Excavation”.
  12. Pada element Blinding anda dapat mendapatkan quantity volume dari blinding lean concrete tadi (dalam m3), dll.
  13. Pada element excavation anda dapat mendapatkan volume of excavation / volume galian (m3); plain soil backfill volume / volume urugan kembali (m3); volume of disposal / volume tanah buangan (m3), dll.
Facebook Comments

Leave a Reply